Rakorpusda dakam rangka sinkronisasi dan harmonisasi program untuk mendukung pengendalian inflasi di daerah melalui aplikasi zoom meeting (SESI 2)

PANDUAN EVALUASI KINERJA TPID TAHUN 2020 (AWARD 2021)

Oleh: BUDIONO SUMBAMBANG DIREKTUR SINKRONISASI URUSAN PEMERINTAHAN

DAERAH III DITJEN BINA PEMBANGUNAN DAERAH – KEMENTERIAN DALAM NEGERI

Disampaikan pada Panduan Evaluasi Kinerja TPID Tahun 2020 (Award 2021)

 

EVALUASI KINERJA TPID PROVINSI NTB TAHUN 2020 (AWARD 2021)

  • Dari sisi aspek proses, komponen kebijakan masih memiliki ruang untuk dioptimalkan dengan mendorong implementasi kebijakan pengendalian inflasi baik dalam bentuk Pergub/SK ataupun implementasi kerjasama antardaerah (MOU KAD). Selain itu, komponen koordinasi juga masih ada ruang untuk dioptimalkan dengan mendorong pelaksanaan HLM internal dan/ antar provinsi bisa diintegrasikan juga dengan penjajakan KAD. Komponen akuntabilitas perlu diperhatikan yakni mengenai penyampaian laporan triwulanan sesuai kriteria dan tepat waktu.
  • Aspek output dan outcome sudah relatif baik, ruang perbaikan ada pada komponen kerjasama, elaborasi aspek pembiayaan dan adopsi teknologi.
  • Peningkatan kinerja pada aspek dan komponen yang masih memiliki ruang perbaikan juga perlu tetap diiringi dengan menjaga konsistensi aspek yang sudah baik.

EVALUASI KINERJA TPID KAB/KOTA IHK SE NTB TAHUN 2020 (AWARD 2021)

Dibandingkan dengan nilai evaluasi kinerja tahun 2019, terdapat kenaikan secara keseluruhan, terutama Kota Mataram yang berhasil masuk nominasi.

  • Aspek proses: Kelemahan terdapat pada aspek koordinasi, masih ada ruang untuk dioptimalkan dengan mendorong pelaksanaan HLM dan rakor internal dan/antar kab/kota bisa diintegrasikan juga dengan penjajakan KAD. Sementara komponen lain sudah cukup baik.
  • Aspek output: Sudah baik, bahkan di beberapa aspek telah melebihi perolehan nilai dari TPID Champion (Kota Jayapura).
  • Aspek outcome: Secara umum sudah baik, hanya saja nilai realisasi inflasi secara umum masih relatif jauh di bawah sasaran sejalan dengan yang terjadi di tingkat nasional a.l akibat penurunan permintaan di tengah pandemi.

 

Reporter:
None

Share: