TPID Kabupaten Lombok Barat

Dalam rangka memantapkan koordinasi antara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Lombok Barat, telah dilaksanakan rapat koordinasi FORKOPIMDA/ High Level Meeting pada hari Juma’at tanggal 23 Desember 2016, bertempat di ruang Jayengrane Kantor Bupati Kabupaten Lombok Barat. Salah satu agendanya adalah membahas masalah inflasi menjelang akhir tahun.

Dalam sambutannya H. Fauzan Khalid selaku Bupati Kabupaten Lombok Barat menyampaikan kondisi terkini di Kabupaten Lombok Barat diantaranya adalah meningkatnya harga beberapa komoditas menjelang Peringatan Maulid Nabi, Natal dan Tahun baru. Senada dengan Bupati Kabupaten Lombok Barat dalam paparannya Drs. H Poniman selaku Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Barat menyampaikan beberapa hal yaitu :
1. Inflasi di Kabupaten Lombok Barat pada bulan Nopember 2016 adalah sebesar 0.19 % dibawah inflasi nasional sebesa 0,47 %. (mengacu kepada Inflasi Kota Mataram sebagai daerah perhitungan IHK)
2. Komoditas/ pangan strategis penyumbang inflasi adalah:
- Bawang merah
- Cabai rawit,
- Jeruk, Tongkol/Ambu-ambu,
- Cabai merah,
- Beras,
- Selar/tude,
- Bawang putih, Mie dan
- Upah Pembantu RT.
3. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan dengan kenaikan indeks pada :
- Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,8 persen;
- Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,28 persen;
- Kelompok Kesehatan sebesar 0,28 persen; dan
- Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,07 persen.
4. Sedangkan penurunan indeks terjadi pada
- Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,07 persen;
- Kelompok Sandang sebesar 0,09 persen dan
- Kelompok Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,29 persen.
5. Upaya yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh anggota TPID Kabupaten Lombok Barat (SKPD terkait) adalah :
- Pemantauan Harga Pangan Strategis.(Disperindag dan Dipertanakbun)
- Sidak Pasar di beberapa pasar yang bergejolak (Disperindag, Satpol-pp, Dipertanakbun, Polres, BPOM, Bagian Adm Perekonomian)
- Monitoring dan evaluasi distribusi Pangan Strategis bergejolak (Disperindag, Satpol-pp, Dipertanakbun, Polres, BPOM, Bagian Adm Perekonomian)
- Operasi Pasar (Pemda dan Bulog)
- Menjaga Kelancaran Arus distribusi Barang (DISHUBKOMINFO)
- Menjaga Stok komoditas tertentu. (Kantor Ketahanan Pangan , Bulog)

Selanjutnya berkaitan dengan transfaransi harga pangan strategis TPID Kabupaten Lombok Barat difasilitasi oleh Bagian PDE Setda Kab. Lombok Barat sedang mebuat aplikasi informasi harga pangan strategis real time. Nantinya perkembangan harga pasar akan terpantau melalui website Pemerintah Kabupaten Lombok Barat/Sub domain TPID Kabupaten Lombok Barat.