TPID LOBAR PELAJARI TEKNOLOGI CAS DI PURA GROUF UNTUK ATASI ANJLOKNYA HARGA CABAI DI LOMBoK BARAT


TPID LOBAR PELAJARI TEKNOLOGI CAS DI PURA GROUF UNTUK ATASI ANJLOKNYA HARGA CABAI DI LOMBoK BARAT

Keterangan Gambar :


Berkaca dari pengalaman anjloknya harga cabai pada tingkat petani hingga mnyentuh angka Rp.4.000/kg pada bulan Februari lalu, Sekretaris TPID Kabupaten Lombok Barat bersama Anggota TPID Kabupaten/Kota Se NTB belajar ke Provinsi Jawa Tengah tentang ketersediaan pasokan antar waktu yaitu Controlled Atmosphere Storage (CAS) yang digunakan untuk penyimpanan komoditas pangan dan hortikultura sehingga dapat di mamfaatkan dalam jangka waktu yang lama,di fasilitasi oleh Bank Indonesia Perwakilan NTB telah melaksanakan kegiatan capacity building untuk peningkatan kapasitas anggota TPID, salah satu kegiatannya adalah mempelajari teknologi dalam mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pasokan antar waktu yaitu Controlled Atmosphere Storage (CAS) yang digunakan untuk penyimpanan komoditas pangan dan hortikultura sehingga dapat di mamfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

Teknologi CAS merupakan hasil inovasi PT Pura Barutama Kudus, inovasi ini terwujud karena kondisi komoditi hortikultura yang masih bergantung pada metode penyimpanan dan pengawetan konvensional yang usia penyimpanannya hanya berjangka pendek. Pendeknya usia penyimpanan komoditi hortikultura secara konvensional dapat diatasi dengan CAS.

Untuk mempelajari teknologi ini rombongan capacity building, berangkat dari Semarang menuju Kabupaten Kudus untuk melakukan tinjauan langsung ke lokasi PT Pura Barutama Kudus, dari hasil audience dengan pihak PT Pura barutama di ketahui bahwa CAS merupakan sistem yang mengkombinasikan teknologi pendingin dengan teknologi pengkondisian udara (O2, CO2, N2, Ethylene dan RH) sebagai alat penyimpan produk komoditi hortikultura dalam jangka waktu yang lebih panjang dari metode konvensional. Mesin CAS dapat mengawetkan berbagai komoditas seperti bawang merah, cabai, buah-buahan, sayuran, dll, 3 sampai 6 bulan.

Mesin CAS produksi Pura telah memperoleh penghargaan Rintisan Teknologi Industri tahun 2018 dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Pada perkembangannya, CAS Pura Group telah dimanfaatkan oleh Pemerintah Indonesia dalam upaya stabilisasi harga bawang merah baik di sektor hulu maupun hilir, di mana CAS dipergunakan sebagai sarana penyediaan buffer stock keperluan konsumsi dan sebagai sarana penyimpanan benih bawang merah.

Mesin CAS Pura Group telah digunakan oleh banyak instansi antara lain:

  1. Perum Bulog (Brebes)
  2. PD. Pasar Jaya (Jakarta)
  3. Kementerian Perdagangan melalui Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dalam program Resi Gudang
  4. Pemerintah Kabupaten Badung (Bali).

Setelah mendapat informasi tentang teknologi CAS dari PT Pura Barutama, rombongan Capacity Building kembali ke Kota Semarang untuk mempelajari Teknologi “Plasma Ozone” yang merupakan teknologi ramah lingkungan berfungsi untuk memperpanjang masa simpan sayur dan buah menjadi lebih tahan lama, meminimalisir pertumbuhan bakteri, virus dan jamur penyebab pembusukan pada sayur maupun buah, serta mengurangi pestisida yang menempel pada sayur dan buah

(http://tpid.lombokbaratkab.go.id/)


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar