KABUPATEN/ KOTA DARI TIGA PROVINSI BELAJAR PENGENDALIAN INFLASI DI TPID KAB LOMBOK BARAT


KABUPATEN/ KOTA DARI TIGA PROVINSI BELAJAR PENGENDALIAN INFLASI DI TPID  KAB LOMBOK BARAT

Keterangan Gambar :


Tim Pengendali Inflasi  Daerah Kabupaten Lombok Barat terpilih menjadi Kabupaten terbaik/ berperestasi dalam pengendalian Inflasi untuk Kategori  Kabupaten non perhitungan Indeks harga konsumen (Non IHK) di wilayah NTB-NTT-Maluku dan Papua, pada TPID award 2018.

Konsekwensi Lombok Barat sebagai Juara, maka banyak daerah lain yang datang mempelajari (capacity building) cara  pengendalian inflasi di Kabupaten Lombok Barat pada taggal 18-20 September 2019 di fasilitasi dan di koordinasi oleh Bank Indonesia sebanyak 28  Kabupaten/Kota dari Provinsi Sumatra Barat dan Sulawesi Tenggara di tambah lagi dari Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur datang belajar ke Lombok Barat.

Rangkaian acara capacity building di mulai dengan sharing inovasi di Bank Indonesia Provinsi NTB, acara tersebut di isi TPID Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram dan TPID Provinsi NTB, dalam Paparan TPID Lombok Barat yang di sampaikan oleh Ir. Agus Rahmat Hidayat selaku Kepala Bagian Perekonomian Setda Kab.Lombok/ Sekretaris II TPID, ada beberapa kegiatan inovatif yaitu :

  1. Detektif pasar , adalah kegiatan pemantauan pasar secara tertutup, tujuannya untuk mengawasi peredaran barang tidak layak edar, kedaluwarsa, dan di jual atau disajikan dengan tidak higeinis.
  2. Tancabkan-gas , adalah kegiatan diversifikasi ketahanan pangan melalui kegiatan pemamfaatan lahan pekarangan masyarakat. yaitu tanaman cabe, ikan terintegrasi unggas (Tancabkan-Gas).
  3. Program Jaga inflasi - lindungi petani (Rojali) , inti kegiatan ini adalah melakukan intervensi pasar pada saat harga naik dan membantu petani menyalurkan hasil pertaniannya pada saat panen raya namun tidak terserap pasar dan harga anjlok.
  4. Silak-Niki, Silak Niki adalah sistem informasi harga pangan yang memamfaatkan teknologi informasi berbasis website dan terintegrasi aplikasi android yang bernama Jendela Lobar.
  5. Inflasi & dakwah. Instruksi/ Edaran Bupati Lombok Barat Kepada Para Tuan Guru mengajak kepada jamaahnya agar bijak dan hemat  dalam berbelanja, serta menghindari perbuatan mubasir dengan tidak melakukan aksi borong, selain itu himbauan ini juga di sampaikan kepada seluruh ASN, Pegawai BUMD,BLUD dan Organisasi wanita.

Acara dilanjutkan pada tanggal 19 September dengan meninjau Kelompok masyarakat terkait dengan program kemandirian pangan di Kelompok Wanita Tani Longseran Barat Selatan Desa Langko Kecamatan Lingsar, para tamu di terima oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Sumiatun, dilanjutkan dengan peninjauan lapangan.

Berbicara di depan para wartawan, Ir.Hj.Lale Prayatni selaku Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan/ Sekretaris I TPID menyampaikan beberapa kata kunci yang bisa membuat kita juara yaitu Komitmen, Koordinasi, dan komunikasi, khusus mengenai komunikasi Sekretaris I TPID terpaksa harus lebih cerewet dalam memastikan bahwa program-promram TPID benar-benar dilakukan sehingga kita dapat menjadi juara (TPID Lobar)


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar